Karena Sering Diabaikan, Intip 5 Benda di Rumah yang Jadi Sarang Kuman

Saat bersihkan rumah, sejumlah besar orang fokus pada beberapa barang yang seringkali tampak kotor, contohnya perlengkapan dapur, lantai, atau tempat tidur. Walau sebenarnya, banyak sisi atau benda lainnya di dalam rumah yang tampak bersih tetapi jadi sarang kuman penyakit, hingga lepas dari radar. Apa beberapa barang yang seringkali lupa dibikin bersih?

1. Remote kontrol

Salah satunya perihal yang seringkali dipakai di dalam rumah ialah remote control, baik itu dari AC, tv atau piranti elektronik yang lain. Remote control pastinya membuat hidup lebih gampang, tetapi bila tidak dibikin bersih teratur, barang ini dapat jadi permasalahan. Benda ini jadi sarang kuman sebab dapat tergeletak dimana-mana. Selekasnya mengambil tisu basah serta kain serat mikro untuk bersihkan alat ini.

Baca Juga : Harga Lantai Kayu

2. Handphone

Beberapa riset sudah menunjukkan jika hp ialah yang sangat kotor. Karenanya Anda butuh bersihkan hp hampir sehari-hari. Sejumlah besar dari Anda mengawali hari kita dengan berseluncur di hp, membawanya ke kamar mandi.

3. Wastafel dapur

Tempat ini jadi pembuangan akhir sampah berlemak serta berlendir bekas makanan. Bila Anda buka penutup aliran airnya, Anda akan lihat kotoran melekat disana. Itu penyebabnya, sisi dari dapur ini sekurang-kurangnya butuh dibikin bersih sehari-hari.

4. Kuas make up

Kuas make up mungkin dipakai sehari-hari. Tidak bingung sisa-sisa make up juga melekat disana serta jadi rumah buat bakteri. Supaya tidak menginfeksi kulit, kuas make up mesti dibikin bersih sehari-hari.

Artikel Terkait : Harga Kayu Gaharu

5. Kenop atau pegangan pintu

Tiap-tiap akan keluar masuk, kenop pintu ialah benda yang tentu Anda pegang. Pikirkan, berapakah kali benda itu dipegang sehari-hari, tidak cuma oleh Anda tetapi pun beberapa orang di dalam rumah Anda. Itu berarti, benda ini jadi tempat berpindahnya bakteri dari semasing tangan yang menyentuhnya. Serta, sejumlah besar orang melupakan sisi ini saat bersihkan rumah.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *