BPK Temukan 5.108 Unit Rumah Subsidi Nganggur, BTN: Kecil Simak Ulasanya

Tubuh Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukannya ada 5. 108 unit rumah KPR Sejahtera FLPP serta subsidi perbedaan bunga (SSB) , yg belum dipakai oleh debitur, atau menganggur. Walaupun sebenarnya, pemerintah keluarkan uang lumayan besar buat subsidi rumah, dalam rencana sediakan kepentingan rumah MBR.

Direktur Khusus Bank PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) , Maryono mengemukakan banyaknya itu kecil ketimbang banyaknya rumah subsidi yg udah dialirkan melalui BTN. Rasionya cuma lebih kurang 0, 02%.

Baca Juga : Harga Semen

” Yg tak ditinggali itu cuman 5 ribu. Kami biayai 3, 3 juta itu 0, 02%. Kecil sekali, ” kata Maryono kala dijumpai di Plaza Mandiri, Kamis malam (5/10/2017) .

Menurut dia, argumen rumah-rumah itu belum ditinggali dapat berlangsung oleh dua soal. Pertama, berkat konsumen rumah mesti menyediakan pelbagai kepentingan lebih dahulu sebelum menduduki rumah, atau mungkin saja alami perpindahan area kerja hingga rumah itu mesti ditinggal dahulu.

Artikel Terkait : Harga Plafon Gypsum – GRC

Tetapi, Maryono mengemukakan, BTN senantiasa ikuti proses yg udah diputuskan oleh pemerintah. Terlebih buat pengecekan penerima KPR subsidi biar rencana, implementasi, serta pengendalian/pengawasan KPR sejahtera serta SAA/SSB yg dilaksanakan BTN sesuai sama peraturan.

” Kami dari BTN senantiasa ingatkan terhadap penghuni KPR bila ia janji, mundur akan tetap diberikan penalti. Apa ia pengin bayar bunga subsidi atau non subsidi. Namun bila dengan argumen jelas, kalau nantikan 3 bulan, lantaran kami mesti ikuti UU pemerintah, ” tutupnya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *